Isyana, untuk hati yang terluka. Setelah ketukan berkali-kali akhirnya pintu terbuka. Kau tau rasanya sendiri. Tapi ku tak ingin sendiri.
Isyana, untuk hati yang terluka. Biarkanlah kakimu melangkah. Emosi jiwa kan menghancurkan segala penghalang. Riuh ramai keraguan kan hilang dengan sendirinya.
Isyana, untuk hati yang terluka. Untuk kau yang sudah jauh disana. Bukan kau yang buat hatiku terluka. Tapi hatiku lemah sendiri. Hingga tubuh lupa caranya menyembuhkan.
Isyana, untuk hati yang terluka. Terimakasih untuk senyum, canda, tawamu selama ini. Kehilangan memang membuat terluka. Tenang saja itu akan sembuh sendiri. Namun pastikan diri ini tidak hilang.
Tulisan ini terinspirasi dari lagu karya Isyana Sarasvati - Untuk Hati Yang Terluka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah mampir, sematkan komentar jika berkenan. Have a nice day!