kegiatan gue

kegiatan gue
From Mt. Sumbing With SR

Rabu, 31 Desember 2025

Andaikan?

Masih belum berhasil, di ujung tahun pun isi surel masih permohonan maaf. Memang belum waktunya. Mulai muncul pernyataan, andaikan, andaikan. Tapi waktu yang diberikan seperti ini. Apakah kekecewaan akan berlanjut? Atau Tuhan benar benar akan memberikan hadiah di waktu yang tidak pernah dinalar

Salah

You were broken, you left behind.

Selasa, 30 Desember 2025

Hope to see again

Bermimpi rasanya sulit, saat kisah orang orang sudah jauh diatas kita. Bermimpi rasanya sulit. Saaat orang orang terdekatnya selalu menyertai. Bermimpi rasanya sulit saat keberuntungan yg kita inginkan tidak pernah datang. Bermimpi rasanya sulit. Saat diri merasa jatuh dan kembali jatuh. Bermimpi rasanya sulit saat melihat dunia bahagia dan kita yg terpuruk sendiri. Yatuhan aku gak tau harus lebih kuat seperti apa lagi

Senin, 29 Desember 2025

Another Rain

Dalam sunyi. Tuhan, aku paling tidak suka menunggu hal yg tidak pasti. Aku selalu menjadi orang yg tepat waktu. Aku selalu mencoba datang lebih awal saat berjanji dengan banyak orang. Tapi kenapa ujianku selalu berurusan dengan waktu. Masih merasa apa yang seharusnya ku dapatkan ternyata belum bahkan tidak sama sekali. Temanku berkata mungkin belum waktunya, setiap orang berjalan dengan waktunya masing masing. Aku tau itu. Tapi aku tidak suka perasaanku yang seolah olah seharusnya aku mendapatkan semua itu tapi ternyata tidak. Saat ketidakmampuan datang karena waktu yg hilang. Seolah olah melihat orang orang lalu lalang di pinggir jalan. Sedang aku tidak bisa bergerak. Aku harus apa Tuhan? Bahkan perasaan semua akan hilang pun seolah olah semakin besar. Karena memang aku tidak punya siapa siapa lagi, atau memang tidak pernah ada. Aku ingin meledak dalam kesunyian. Bantu aku agar tidak larut dalam perasaan ini. Setidaknya jangan biarkan aku jadi orang yang bodoh.

Senin, 22 Desember 2025

Thanks for remembering me

21 Desember. Recap, tahun ini penuh kejutan. Hidup setelah badai, meski beberapa hari terkadang hujan lebat. Bersama kesulitan ada kemudahan itu nyata. Hidup yang sempat terhenti perlahan memulihkan diri. Meski masih berat tapi terkadang doa menjadi perantaranya. Tuhan, aku mengakui aku lemah, aku butuh teman yang hadir. Tuhan berikan teman, kesempatan ini aku tidak boleh diam untuk berubah. Tuhan berikan aku ketenangan untuk bercerita. Tuhan tidak pernah ingkar janji, apa yg kita butuhkan terwujud seiring dengan usaha dan doa. Awal tahun menjadi sebuah pembuka, jabat tangan sebagai penggerak dan penenang. Semua hal bisa dilalui selama kita berusaha dan berserah. Tangis pasti ada, teringat satu malam pecah tangisan melepas beban bertahun tahun yg aku rasakan. Bersyukur atas hadirnya teman. Tangisan berubah menjadi janji kecil, agar perlahan merubah hidup, memandang lebih luas, dan berusaha berdoa agar Tuhan selalu menjaga bias cahaya agar selalu bersinar. Perlahan hal yg terasa tidak mungkin terasa menjadi mungkin. Manifesting dan membangun mimpi, meski langkah kecil setiap harinya adalah hal baik. Banyak hal sederhana sangat bermakna. Hidup semua orang itu berat, semua orang pasti pernah kehilangan, semua pernah merasakan sakit. Tapi Tuhan sertailah kami setiap harinya dengan perasaan tenang. Agar setiap keputusan dibuat dengan jernih, agar setiap mimpi menghasilkan hal yang baik, agar hal baik selalu kami syukuri. Dan segala cobaan menjadi media kami mengupgrade diri. Entah akan seperti apa kedepan aku berharap kebaikan akan selalu melindungi, seiring dengan mimpi mimpi dan harapan. Saat ini ku kembali belajar cara untuk berjalan. Terimakasih sudah mengingatkan untuk selalu menikmati setiap prosesnya. Ya Tuhan berikan aku kesempatan menjadi perantara untuk membalas setiap kebaikan-kebaikan yang datang. Kegagalan bukanlah akhir tapi proses Tuhan untuk merealisasikan setiap mimpi kita.