Akankah berjumpa kembali
Tidak banyak yang berubah dariku
Dunia pun masih tetap sama
Memang banyak yang terjadi
Hilangnya satu persatu pelita
Habisnya bahan bakar
Pasang surutnya nestapa
Kalau diingat ingat
Seperti inilah alur ceritaku
Sedari daun daun di pohon masih lengkap
Hingga menyisakan aku sendiri di ujung ranting
Mengingat yang lalu memang tiada habisnya
Tidak akan bisa diraih namun masih bisa dirasakan
Terkadang arus sungai tak terbendung
Tapi kehidupanku harus tetap berjalan
Yang kurasakan hal baik dan buruk akan selalu datang
Tidak mengenal kita siap atau tidak
Hal baiknya terlihat sedikit
Namun sebenarnya sangat luas
Namun seperti savana yang tersembunyi di balik bukit
Dari banyak kepingan film terbuka
Memilih adalah hal yang tersulit
Pertunjukan sudah dimulai hampir tiga dekade
Tanpa persiapan yang matang
Aku hanya bisa memutar film secara acak
Kadang aku senang, lebih banyak kecewa
Mungkin seleraku dalam memilih perlu diperbaiki
Kerap kali hampa saat kisah sedih diputar
Hanyut dalam post series depresion
Januari kala itu sedang hujan
Tanpa angin tanpa kilatan petir
Namun deras membasahi kebun anyelir
Menunda mekarnya bunga bakung
Hujan kala itu ternyata bercerita
Kekecewaan hanya akan mendatangkan kekecewaan yang baru
Diatas semua harapan semu aku kembali berharap
Nyatanya harapan itu tidak akan pernah terwujud
Itulah cerita hujan yang coba iya sampaikan
Saat ku terbangun sekarang
Derasnya hujan masih membasahi kulit
Hujan kesedihan ternyata sangat awet
Ada saja hal baru disetiap perputarannya
Hujan terakhir di Januari mengingatkanku kini
Mintalah kebaikan ditengah hujan
Agar air bisa memadamkan
Agar air bisa melegakan
Agar air tetap memberikan kehidupan
Agar air mata bisa merelakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah mampir, sematkan komentar jika berkenan. Have a nice day!