kegiatan gue

kegiatan gue
From Mt. Sumbing With SR

Selasa, 01 September 2020

Namaku, Abram Braja Astika (1)

Cerita ini terinspirasi karena kegabutan menunggu hasil SBMPTN 5 tahun lalu. Daripada numpuk di draft mending diUpload saja lah walau belum selesai, kali aja bisa selesai ceritanya, hahaha. Enjoy. 


Sore itu, ditengah hujan yang lebat dan bergemuruh. Seorang wanita mengendarai mobil sembari menangis usai menghadiri sidang perceraian ditengah masa hamil  di usia 28 minggu. Tangisnya sangat berat, namun ia mencoba kuat, mengingat posisinya saat itu hamil tua yang sejatinya butuh pendamping untuk masa masa sulit. Namun apadaya, yang ia terima justru kebalikannya. Harus berjuang sendiri bersama calon buah hati. 

Aku memanggil dia dengan sebutan ibu. 

Sore itu pula aku terlahir di muka bumi. Kesedihan tengah melanda akibat perceraian, disaat yang sama juga ibuku mengalami kecelakaan tunggal. Aku terpaksa dilahirkan mengingat keselamatan ibu dan anak karena imbas kecelakaan yang membuat ibu mengalami Abruptio plasenta yang membuat sang ibu harus segera melakukan operasi cecar karena perdarahan hebat disebabkan lepasnya plasenta yang merupakan impact dari kecelakaan tersebut.

 Beruntungnya ibu dan aku selamat. 

Selama ini ibu dan aku tinggal bersama kakekku. Kakekku berprofesi sebagai seorang dokter yang kebetulan juga bekerja di rumah sakit di tempat dimana ibu dioperasi. Kakekku ikut menangis kala itu melihat anaknya terbaring sendiri. Namun bersyukur karena keduanya bisa diselamatkan, ditengah situasi yang memilukan. 

Seminggu ibu dan aku diopname di rumah sakit. Mengingat kondisi aku dan ibu yang sangat lemah pasca melahirkan. Saat itu seorang pria yang harusnya bertanggung jawab atas kelahirannku tidak pernah muncul batang hidungnya. Bahkan sampai kami diizinkan pulang oleh rumah sakit. Dimasa sulit aku bertahan hidup kakek memberikan nama kepadaku
         "Abram Braja Astika"
Sembari meniatkan dalam hati "akan ku jaga dirimu wahai anak yang kuat". Arti namanya menurut kakekku cukup sesuai karena aku dengan percaya dirinya ditengah badai petir kehidupan terlahir ke dunia ini. 

-bersambung hingga upload selanjutnya



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah mampir, sematkan komentar jika berkenan. Have a nice day!